Menampilkan serial monitor di terminal


dari postingan sebelumnya tentang sensor suhu sederhana menggunakan arduino kali ini kita mencoba menampilkan hasil temperature yang telah terdisplay di serial monitor ke dalam terminal

/dev/ttyACM0 9600 ==> disesuaikan dengan port yg dipakai

stty -F /dev/ttyACM0 cs8 115200 ignbrk -brkint -icrnl -imaxbel -opost -onlcr -isig -icanon -iexten -echo -echoe -echok -echoctl -echoke noflsh -ixon -crtscts

screen /dev/ttyACM0 9600

Screenshot from 2015-04-29 22:29:03

Advertisements

Sensor suhu sederhana Arduino


bahan:
Arduino (Uno)
LM 35


LM 35 mempunyai 3 kaki yaitu (Vin, Out, ground).

LM35 Vin – Arduino +5V
LM35 Reference – Arduino A1
LM35 ground – Arduino Ground

Upload kode sebagai berikut:

float temp;
int tempPin = 2;
 
void setup()
{
Serial.begin(9600);
}
 
void loop()
{
 temp = analogRead(tempPin);
 temp = temp * 0.48828125; //(5V * 100C)/1024
 Serial.print("TEMPERATURE = ");
 Serial.print(temp);
 Serial.print("*C");
 Serial.println();
}

setelah itu lihat data di serial sebagai berikut (ctr+shift+m)

Screenshot from 2015-04-29 21:09:51
untuk pengembangan selanjutnya bisa dapat ke LCD, atau dengan mengunakan kombinasi If dan LeD

Water level Sensor dengan Arduino


Peralatan:

Beardboard & Jumper
Arduino (saya menggunakan Uno)
Resistor 470 ohm (3)
Resistor 22 Kohm (4)
Transistor BC548C (3)
LED (3)
Kabel secukupnya

kali ini saya menggunakan sensor sebanyak 3 titik sebab itu resistor, transistor dan LED juga berjumlah 3. Khusus resistor 22 Kohm diperlukan 1 buah lagi.

Media percobaan
Botol bekas yang sudah dibolongi sebanyak 4 titik. Bolong 1 adalah tegangan referensi, bolong 2,3, dan 4 adalah sensor yang kita inginkan.

masukan keempat kabel kedalam lobang masing2 botol tersebut, gunakan lem plastik agar tidak keluar air. setelah itu sambungkan ke Breadboard untuk selanjutnya masuk kedalam rangkaian

untuk lebih jelasnya lihat rangkaian berikut

DSC_0659

untuk program arduino sebagai berikut


byte sensorPin[] = {8, 9, 10};
byte ledPin[] = {11, 12, 13}; 
const byte sensors = 3;
void setup() {
  for(int i = 0; i < sensors; i++) {
     pinMode(sensorPin[i], INPUT); 
     pinMode(ledPin[i], OUTPUT);
  }
 
}


 
void loop() {
 
  if(digitalRead(sensorPin[0]) == HIGH && digitalRead(sensorPin[1]) == LOW && digitalRead(sensorPin[2]) == LOW )   {                                                                                                                                                                                                                          
        digitalWrite(ledPin[0], HIGH);
        digitalWrite(ledPin[1], HIGH);
        digitalWrite(ledPin[2], HIGH);
     } 
  else if (digitalRead(sensorPin[0]) == HIGH && digitalRead(sensorPin[1]) == HIGH && digitalRead(sensorPin[2]) == HIGH){
        digitalWrite(ledPin[0], LOW);
        digitalWrite(ledPin[1], LOW);
        digitalWrite(ledPin[2], LOW);
       }    
       
  else if (digitalRead(sensorPin[0]) == HIGH && digitalRead(sensorPin[1]) == LOW && digitalRead(sensorPin[2]) == HIGH){
        digitalWrite(ledPin[0], HIGH);
        digitalWrite(ledPin[1], HIGH);
        digitalWrite(ledPin[2], LOW);
       }    
       
  else if (digitalRead(sensorPin[0]) == LOW && digitalRead(sensorPin[1]) == HIGH && digitalRead(sensorPin[2]) == HIGH){
        digitalWrite(ledPin[0], HIGH);
        digitalWrite(ledPin[1], LOW);
        digitalWrite(ledPin[2], LOW);
       }    
       
       
  delay(5);  
 }


kira-kira hasil yang akan dihasilkan sebagai berikut

untuk advancenya dapat mengunakan alarm, motor, pompa, LCD, dan lain lain

Link inspirasi: http://www.electroschematics.com/9964/arduino-water-level-indicator-controller/

[DIY] Membuat Bohlam berbasis LED


Alat alat
1. Lampu bekas/rusak
2. Botol bekas
3. Karton bekas
4. Solder
5. Timah secukupnya
6. Lem Aibon / Lem power Glue
7. Tang
8. kabel secukupnya
9. Isolasi kabel

Komponen Elektronik
1. Resistor 470K (1 buah)
2. Resistor 330 (1 buah)
3. Capasitor Elco 4.7µF / 450V (1 buah)
4. Diode IN4007 (4 buah)
5. LED 3.3v (25 buah)
6. Capasitor 330 nF / 450 V (1 buah)

langkah-langkah

1. Pecahkan bohlam secara hati2, bisa menggunakan plastik. atau jika lampu Flurosent bisa membuka di bungkus putihnya, dan jika beruntung rangkaian didalamnya bisa dipakai)

DSC_0543

2. Potong botol menjadi dua 
DSC_0541DSC_0542

3. tempelkan kepala bekas lampu ke mulut botol menggunakan lem

DSC_0544

4. Tahap yang paling penting adalah membuat rangkaian elektrik dengan bagan sebagai berikut, jika tidak mempunya pcb dapat menggunakan karton bekas dan disolder antar komponen. Isolasi bagian belakang jangan sampai point-point yang sudah disolder saling beradu. Siapkan 2 point untuk Input 220v dan 2 point output DC

DSC_0574

DSC_0546

DSC_0550

5. Hubungkan dengan solder+timah ke kutub lampu (kutub tidak masalah) karena rangkaian AC. Namun jangan sampai beradu satu sama lain dan jangan sampai beradu juga dengan rangkaian/komponen

DSC_0556

6. Bolongkan pantat botol dan masukan led dan hubungkan menggunakan tang secara perlahan, dan rangkaian secara seri, seperti digambar dibawah ini. perhatikan kutub LED + dan – secara tepat (kutub led http://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Ledmrp.jpg)

DSC_0557

DSC_0558

DSC_0559

DSC_0561

7. Hubungkan dengan solder+timah rangkaian elektronik ke rangkaian LED, perhatikan + dan – nya

DSC_0563

8. Berikan Lem dipantat botol dan sambung ke bagian Botol lainnya

DSC_0564

DSC_0565

9. Bungkus botol dengan kertas atau cat dengan warna putih agar pemantulan cahaya lebih baik

DSC_0568

10. Selesai

DSC_0578