Modulasi Analog dan Modulasi Digital dengan Input .wav (Simulink)


Kali ini kita mendapat tugas, bagaimana mentransmisikan sinyal suara .wav menggunakan Modulasi Digital dan Modulasi Analog dalam simulink. Dengarkan hasil kualitas suaranya!

Screenshot from 2016-01-31 11:27:56

Skema simulink diatas adalah satu cara untuk mentransmisikan data menggunakan modulasi Analog dan Digital, bagian atas adalah modulasi Analog menggunakan SSB AM dan Bagian bawah adalah digital mengunakan DBPSK. Perlu diketahui untuk input modulasi digital data merupakan data diskrit atau data digital. Oleh sebab itu kita memerlukan konversi dari bentuk suara ke bentuk diskrit/digital.

Hal ini sering disebut ADC (analog to Digital Converter) namun saya tidak ingin menyebutkan di simulasi ini adalah ADC karena pada dasarnya file .wav ini sendiri sudah dalam bentuk digital/diskrit karena sudah tersimpan didalam disk berupa file digital berbentuk .wav. Sejenak kita lupakan tentang kontroversi ADC ini sendiri. kembali kedalam modulasi

Sebelum masuk ke dalam modulasi digital kita menambahkan blok Uniform Encoder dan integer to bit. Blok Uniform Encoder ini merupakan proses Kuantisasi yang menggunakan standart ITU-T Recommendation G.701. Hal ini lazim digunakan pada data file suara yang tidak terkompresi.

Setelah file terkuantisasi dalam bentuk diskrit, kita perlu merubah nilai nilai diskrit tersebut ke bentuk digital atau binary. Blok yang kita bisa gunakan adalah Blok Integer to Bit. Sebenarnya kurang tepat juga kita mengatakan blok tersebut adalah blok yang mengubah bentuk nilai integer kdealam bentuk binary karena hasil quantisasi bisa dalam bentuk floating point atau nilai angka berkoma, namun jangan terlalu pusing dengan intepretasi tipe variable Integer atau Floating sebab di dalam blok Uniform encoder dan Integer to Bit kita bisa mensetting berapa bit yang akan kita gunakan. yang kita gunakan dalam simulasi ini adalah 8 bit karena encoder yang digunakan dari file .wav itu sendiri 8 bit.

Dimana proses sampling? sebenarnya proses sampling ada didalam file itu sendiri yaitu 8Khz. Jika kita runut kembali proses sampling-Kuantisasi-Encoding adalah proses ADC, yang kita simulasikan kembali di Simulink, ya kita hanya mensimulasikan kembali tanpa sebenarnya melakukan proses dari ADC itu sendiri dikarenakan sebenarnya proses ADC itu sendiri sudah terjadi disaat kita merekam suara tersebut

File Simulink dapat didowload dilink berikut, run file simulink tersebut dan bandingkan suaranya, kita juga bisa bandigkan hasi dari grafik waktu ataupun grafik frequency disetiap stepnya menggunakan block spectrum dan time scope.

File Simulink
File .wav (sumber )

Advertisements

Author: ridhobustami

orang ngak jelas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s