Install Raspbian pada Raspberry menggunakan SSH dan VNC


Peralatan:
1. Raspberry
2. Kable Network
3. SDCard
4. USB Mini Power DC 5v
5. Laptop

Step 1, Download image file OS yang diinginkan, dalam hal ini saya menggunakan Raspbian, https://www.raspberrypi.org/downloads/

Step 2, writing OS pada SD card
– Masukan mini sdcard pada port laptop
– buka terminal run df -h,device akan terdetect, pada laptop saya tertulis /dev/sdb1
– run: sudo umount /dev/sdb1
– run: sudo dd bs=4M if=2015-09-24-raspbian-jessie.img of=/dev/sdb , sesuaikan dengan dimana folder .img didownload, dan sdb disesuaikan dengan yang terdetect di df -h. penting untuk tidak menulis nomor 1,2 atau lainnya setelah sdb
– setelah selesai run: sync

Step 3, modif cmdline.txt pada boot
– plug unlug sdcard, setelah itu akan terdeteksi partisi boot, masuk kedalam partisi tersebut
– open file cmdline.txt, dan tambahakan code ip=192.168.1.4. di tempat saya code full nya akan sebagai berikut
dwc_otg.lpm_enable=0 console=ttyAMA0,115200 console=tty1 root=/dev/mmcblk0p2 rootfstype=ext4 elevator=deadline fsck.repair=yes rootwait ip=192.168.1.4

Step 4, setting IP di laptop
– run: ifconfig diterminal, jika ip inet pada eth0 (atau nama lainnya untuk ethernet) masih kosong atau belum ada, setting ip tersebut
– run: sudo ifconfig eth0 192.168.1.251 netmask 255.255.255.0

Step 5,Power Up Raspberry & connect Network kabel antara laptop dan Raspberry
– Pastikan lampu led di raspberry nyala
– run: ping -t 60 192.168.1.4, jika sudah reply, berarti koneksi berhasil
64 bytes from 192.168.1.4: icmp_seq=1 ttl=64 time=0.353 ms

Step 6, Akses Raspberry via SSH
– run: sh pi@192.168.1.4,
– Are you sure you want to continue connecting? ketik yes
– setelah itu muncul pi@192.168.1.4’s password: raspberry (default password)
– setelah itu kita sudah masuk ke pi@raspberrypi

Step 7, konfigurasi Raspberrry via SSH
Screenshot from 2015-10-18 12:20:22

– Dari menu tersebut pilih “8 Advanced Options”, pilih “A0 Update”. ini akan mengupdate raspi-config tool ke versi terakhir
– Pada dasarnya raspberry image didesign untuk 2 GB, jika menggunakan lebih dari 2 GB, misal 8 GB, sisanya tidak menjadi root file partisi, oleh karena itu untuk mengaktifkannya pilih “1 Expand Filesystem”, partisi tersebut akan diaktifkan setelah reboot
– pilihan major lainnya adalah “8 Advanced Options”-> “A3 Memory split”, saya membuat 128 MB untuk GPU, namun anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan untuk GPU
– prinsipnya sudah selesai, namun kita bisa mengexplore lagi pada raspi-config tersebut

– Setelah reboot, jika kita akan connect akan via ssh kembali seperti langkah diatas
– setelah masuk kembali kita bisa melakukan perintah sudo apt-get update dan sudo apt-get upgrade

Step 8, remote desktop menggunakan VNC
– install VNC di RPi, pastikan kita sudah di masuk kedalam RPi via SSH, “sudo apt-get install tightvncserver”
– run “tightvncserver” isi username dan password sesuai dengan keingininan
– run “vncserver :1 -geometry 1280×720 -depth 24”.

– run di terminal baru “sudo apt-get install xtightvncviewer ”
– run “xtightvncviewer &”

-selesai-

Advertisements

Author: ridhobustami

orang ngak jelas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s