Algoritma Enkripsi Citra dengan Pseudo One-Time Pad yang Menggunakan Sistem Chaos [Rinaldi Munir]


Kali ini kita akan mencoba menelaah sebuah artikel yang dipublikasikan oleh Rinaldi Munir pada Konferensi Nasional Informatika – KNIF 2011 dengan judul Algoritma Enkripsi Citra dengan Pseudo One-Time Pad yang Menggunakan Sistem Chaos

algoritma yang diusulkan sebagai berikut
(a) Enkripsi
Masukan: citra, x0
Keluaran: citra terenkripsi

Step 1: Baca pixel-pixel citra dan simpan di dalam sebuah matriks. Jika citra tersebut citra 24-bit, maka setiap komponen R, G, dan B disimpan di dalam tiga matriks berbeda.

Step 2: Ekstraksi byte setiap pixel citra, misalkan byte-byte tersebut adalah p1, p2, …, pn.

Step 3: Iterasikan logistic map dengan nilai awal x0 (kunci rahasia). Konversikan setiap nilai chaotic menjadi integer dengan persamaan (2). Misalkan barisan integer yang dihasilkan adalah k1, k2, …, kn.

Step 4: Enkripsi setiap pi dengan ki menggunakan persamaan (4). hasil enkripsi adalah c1, c2, …, cn.

Step 5: Letakkan kembali byte-byte hasil enkripsi pada posisi pixel semula. Hasil dari langkah terakhir ini adalah citra terenkripsi.

(b) Dekripsi
Masukan: citra terenkripsi, x0
Keluaran: citra semula

Step 1: Baca pixel-pixel citra dan simpan di dalam sebuah matriks. Jika citra tersebut citra 24-bit, maka setiap komponen R, G, dan B disimpan di dalam tiga matriks berbeda.

Step 2: Ekstraksi byte setiap pixel citra, misalkan byte-byte tersebut adalah p1, p2, …, pn.

Step 3: Iterasikan logistic map dengan nilai awal x0 (kunci rahasia). Konversikan setiap nilai chaotic menjadi integer dengan persamaan (2). Misalkan barisan integer yang dihasilkan adalah k1, k2, …, kn.

Step 4: Enkripsi setiap pi dengan ki menggunakan persamaan (6). Hasil enkripsi adalah c1, c2, …, cn.

Step 5: Letakkan kembali byte-byte hasil enkripsi pada posisi pixel semula. Hasil dari langkah terakhir ini adalah citra semula.

berikut untuk implementasi nya : https://github.com/ridhb/Image-Encryption-with-Pseudo-One-Time-Pad

Metallica, Jatuhnya Uni Soviet



Bagi penggemar Metallica mungkin sudah tidak asing dengan konser The Monsters of Rock festival di Moskow 28 September 1991. Konser ini digelar sebelah nortwest Moskow atau tepatnya dilapangan udara Militer Tushino. Konon katanya konser ini adalah salah satu konser terbesar yang pernah digelar didunia. Konser ini selain diawasi oleh polisi juga diawasi dan ditonton oleh Red Army (militer) berikut helikopter perangnya. Tidak ada data yang pasti angka penonton yang ikut menghadiri konser ini sebagaian besar menyepakati konser ini dihadiri oleh sekitar 1.4-1.6 juta orang. Selain Metallica yang terlibat dalam konser ini ada juga grup rock lainnya AC/DC, The Black Crowes, E.S.T. and Pantera.

Membeludaknya penonton selain memang gratis tidak terlepas dari efek pestroika yang dipelopori oleh gorbacev dan juga jatuhnya Unisoviet. Dalam koleksi foto 43 foto dengan judul “20 Years Since The Fall of the Soviet Union”, Memasukan foto konser tersebut dengan capture “the Soviet Union’s biggest Western rock concert, touted as a gift to Russian youth for their resistance to last month’s coup”. Tercatat 3 bulan setelahnya pada tanggal 25 Desember 1991 bendera uni soviet terakhir berkibar dan digantikan oleh bendera 3 warna Rusia yang kita kenal saat ini.

Jika ditarik satu tahun kebelakang pada 31 Januari 1990 ketika McDonald’s pertama kali dibuka di McDonal’s di Moskow, ketika panjangnya antrian untuk makan di McDonal’s maka tidak mengherankan juga bendera amerika pun berkibar pada konser di Tushino. Sayapun tidak bisa mengira-ngira apa yang ada dipikiran anak-anak muda di Moskow pada saat itu khususnya. Ketika keadaan negara tidak aman atau genting, disaat akan runtuh nya semua perkumulan sejumlah negara yang disebut UniSoviet yang memang meiliki markas di Moskow. Masuknya kapitalisme, datangnya western Rock group sekaliber AC/DC dan Metallica, saat Tank ada dimana-mana, KGB menjalankan operasinya.

24 tahun berlalu, Metallica pun sudah menujukan keriput dan uban di rambutnya, Konser musik pun sudah tidak menarik lagi karena setiap penonton sibuk dengan kamera yang ada ditelepon genggamnya. Mungkinpun penonton konser tersebut sekarang sudah berusia 45 tahun keatas dimana merekapun sudah lupa apa yang terjadi 24 tahun yang lalu. Exit: light Enter: night

Lars dan Kirk berbincang dengan warga moskow dan dilanjutkan dengan konser
Video Klip HD Enter Sandman
“The taste of freedom” saat pertama kali McDonal’s dibuka di Moskow
“20 Years Since The Fall of the Soviet Union” 43 Foto disaat jatuhnya Uni Soviet
Foto saat jalan-jalan di Kremlin 1991
Foto saat dibandara sheremetyevo
Interview dengan MTV 3 tahun setelah konser Moskow
Kliping Koran (salah satu frasa nya: Masuk GRATIS, lengkapnya liat dilapangan)
Kliping Koran (akankah konser akan masuk kedalam Guinnes Book Of Record?)

Advance Encryption Standard in Matlab


Di matlab tidak tersedia kriptografi library ataupun script yang dapat digunakan secara langsung oleh sebab itu kita perlu menulis sendiri algoritma kriptografi yang kita inginkan, AES advance Encryption Standard yang digunakan saat ini, hampir sudah 16 tahun algoritma ini digunakan sejak diperkenalkan pada tahun 2001 dengan nama Rinjadel. Salah satu sumber yang dapat digunakan untuk implementasi algoritma ini adalah http://buchholz.hs-bremen.de/aes/schluessel.htm disini Prof Buchholz sangat jelas membuat algoritma AES-128 dalam pemograman matlab sekaligus terdapat pdf yang menjelaskan implementasi AES pada matlab tersebut.